Tentang Tidur Melintang

Setelah hampir 8 bulan bareng-bareng, partner hidup saya punya kebiasaan baru: tidur melintang. Rasanya pengen saya timpuk pake bantal dan teriak “yang hamil kan gue nyong, kenapa yg motah situ!” Tapi karena saya istri yg baik, jadi saya dengan manisnya mengikuti polah tidurnya. Dia tidur melintang, saya ikutan tidur melintang. Dia tidur dengan posisi terbalik (kepala di kaki) saya ikutan. Dia tidur dengan posisi diagonal? Saya tindih aja kakinya. Ha!

Serius deh, hal-hal kaya gini tuh ya yg bikin pengen ketawa kalo diinget-inget. Dan entah kenapa kebiasaan ini tiba-tiba aja muncul di usia kehamilan saya yg nyentuh enam bulan. Bawaan bayi kali ya. Ah, tapi kan yg hamil saya, kenapa yg aneh-aneh justru dia :))))

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s